Perbedaan pemasaran online offline – Sebagai seorang marketing di bidang pemasaran secara online dan offline, hendaknya Anda sudah mengetahui perbedaan Pemasaran Online dan Offline. Sampai saat ini masih banyak yang salah menafsirkan mengenai dunia kedua teknik pemasaran tersebut. Padahal strategi pemasaran kedua hal tersebut sangat jauh berbeda. Baik dari segi target sampai dengan teknik pemasarannya.

Sebelum lebih jauh membahas mengenai perbedaan pemasaran online dan offline. Apakah Anda telah mengetahui perbedaan target konsumen pemasaran online dan pemasaran offline?

Perbedaan Pemasaran Online Offline

Pemasaran Online ialah pemasaran yang dilakukan menggunakan komputer, atau smartphone yang terhubung dengan Internet serta dapat menghubungkan antara pelanggan dengan penjual secara elektronik. Sedangkan pemasaran yang dilakukan secara Offline ialah proses pemasaran menjual barang dan jasa secara langsung yang dimana produsen dan konsumen bertemu dalam satu tempat untuk mewujudkan terjadinya proses transaksi jual beli.

Selain itu dalam kegiatan pemasaran, pemasaran secara online dinilai lebih murah dalam pemasaran dan promosinya. Bisa dibilang modalnya lebih terjangkau dibanding dengan kegiatan offline yang butuh modal yang besar. Namun tidak hanya itu saja, ternyata target pemasaran tersebut juga berdampak pada target, strategi pemasaran konsumen dalam pasar dan lainnya.

Lalu apa saja perbedaannya? Yuk kita Simak!

Perbedaan Pemasarran Online Offline untuk Target Pasar

1. Jangkauan atau Target Pasar

Target konsumen dalam pasar untuk pemasaran online dan offline tentu memiliki jangkauan yang berbeda-beda. Pemasaran secara offline biasanya jika konsumen ingin membeli suatu produk diwajibkan datang ke toko secara langsung. Pada umumnya toko offline melayani pada daerah tertentu saja. Dalam pemasarannya biasanya toko offline sering membagikan brosur promosi kepada calon konsumen.

Jika pesamarannya dilakukan secara online menggunakan digital marketing sebagai media pemasarannya. Sehingga jangkauan konsumen yang difokuskan lebih luas dibanding offline. Bahkan bisa menjangkau luar kota atau negeri. Karena itu strategi pemasaran secara online sangat bagus untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar.

2. Mengenal brand

Bagi bisnis online dan offline target konsumen pemasarannya juga dapat dibedakan dengan mengenal brand. Biasanya konsumen yang membeli ke toko offline umumnya karena toko tersebut sudah terpercaya. Karena hal tersebut agar toko offline ramai dikunjungi memerlukan promosi yang besar agar orang-orang atau konsumen baru dapat mengenal produk mereka.

Berbeda dengan offline, para konsumen yang membeli barang di toko online/secara online umumnya tidak mementingkan brand. Biasanya lebih mengutamakan harga terjangkau dibanding brand. Apalagi saat ini banyak sekali marketplace yang terpercaya sehingga kerja sama antar penjual dan konsumen semakin membantu.

3. Pengalaman Konsumen

Ada yang setia dengan produk yang kalian beli baik di toko offline dan online? Nah Jika suatu produk memiliki harga terjangkau dan kualitas yang bagus pada toko offline, pada umumnya akan berdampak secara individual terhadap konsumen dengan menjadi pelanggan setia. Akan berbeda lagi jika konsumen memiliki pengalaman saat dilayani oleh pemilik atau karyawan toko dengan baik.

Nantinya akan berdampak promosi positif yang didapat dari pengalaman mereka serta disebarkan secara lisan ke konsumen lainnya. Namun hal tersebut jangkaunya lebih sempit karena biasanya hanya pada orang-orang terdekat konsumen saja yang bisa diberikan informasinya.

Bagi bisnis online untuk konsumen yang puas dengan pelayanan di toko online akan memberikan review secara langsung melalui kolom review maupun komentar sehingga bisa berdampak secara langsung melalui kolom review maupun komentar. Hal ini juga akan berdampak secara langsung kepada pelanggan baru yang melihat hasil review yang diberikan.

4. Strategi Pemasaran

Ingin mendatangkan konsumen pastinya memerlukan Strategi pemasaran baik secara offline ataupun Online. Perbedaan dari kedua pemasaran tersebut sangat jelas berbeda pada Strategi Pemasarannya.

Bagi bisnis offline strategi pemasaran yang dilakukan agar dapat menarik target konsumen adalah dengan membuat spanduk, banner, brosur disekitar toko offline atau dibagikan secara perorangan. Namun perlu diingat orang-orang yang mengunjungi toko tersebut hanya masyarakat yang berada di daerah sekitarnya.

Bagi pelaku bisnis Online, pemasaran yang digunakan untuk mencapai terget sasaran dapat dilakukan dengan menggunakan SEO (Search Engine Optimization), SEM (Search Engine Marketing) dan Sosial Media (IG, FB, Twitter, Youtube). Sehingga membuat cakupannya lebih luas dan spesifik.

Sudah jelaskan perbedaan pemasaran online dan offline? Sehingga, jika Anda sudah mengetahui perbedaannya akan sangat mudah dalam menentukan target pemasaran ingin menggunakan online atau offline.

Jika anda ingin mengetahui lebih lengkap mengenai bagaimana cara pemasaran secara Online ataupun Offline. Anda dapat memilih salah satu Kelas yang cocok buat Anda di Hijrah Academy.

The following two tabs change content below.

Leave a Comment